Granula Asam Humat Organik untuk Penyiaran Kolam Ikan dan Udang
Asam humat adalah kelompok makromolekul organik kompleks yang terbentuk secara alami. Tanaman ini tersebar luas di lingkungan alami, dengan tanah sebagai reservoir terbesarnya. Dalam definisi luas, asam humat mengacu pada zat organik yang terbentuk melalui dekomposisi dan transformasi jangka panjang dari sisa-sisa hewan dan tumbuhan—terutama bahan tumbuhan—oleh mikroorganisme, dikombinasikan dengan berbagai proses geokimia. Ini menggambarkan sifat dasar asam humat.
Pada bahan organik tanah, asam humat umumnya merupakan komponen utama. Dalam zat korosif, asam humat adalah badan utama dan garamnya dikombinasikan dengan ion logam. Asam humat adalah bagian bahan organik yang paling aktif dan efektif.
- Memperbaiki sifat fisik tanah, menghaluskan struktur tanah, mengurangi pemadatan, dan menciptakan kondisi pertumbuhan yang optimal.
- Meningkatkan kapasitas pertukaran kation (CEC)dan retensi unsur hara, meningkatkan efisiensi pupuk dan meningkatkan kemampuan tanah untuk mempertahankan unsur hara dan air.
- Merangsang aktivitas mikroorganisme tanah yang bermanfaat, mendukung ekosistem tanah yang lebih sehat.
- Membantu memecah zat berbahaya, termasuk pestisida dan racun lainnya, meningkatkan kesehatan tanah.
- Meningkatkan kapasitas penyangga tanahdan membantu menetralkan pH tanah, meningkatkan kondisi seimbang untuk pertumbuhan tanaman.
- Warna gelap menyerap panas, memungkinkan penanaman lebih awal di musim semi dengan menghangatkan tanah lebih cepat.
- Berdampak langsung pada metabolisme tanaman, meningkatkan respirasi tanaman, fotosintesis, dan ketahanan terhadap stres secara keseluruhan (misalnya kekeringan, dingin, penyakit).
- Melepaskan nutrisi pentingsaat terurai, memberi tanaman nutrisi yang dibutuhkan.
- Memperkuat sistem root, meningkatkan hasil, meningkatkan kualitas tanaman, dan meningkatkan rasa manis buah dan melon.
- Setelah kalium humat diaplikasikan, air secara bertahap berubah warna menjadi coklat tua mirip dengan kecap, sehingga mengurangi penetrasi sinar matahari ke lapisan bawah. Hal ini membatasi pertumbuhan lumut melalui naungan fisik dan diterapkan secara luas dalam sistem pertanian terpadu padi-udang karang.
- Asam humat adalah asam lemah organik dengan berat molekul tinggi yang terbentuk melalui penguraian sisa tanaman. Karbon membentuk sekitar 50–60% komposisi unsurnya. Hasilnya, potasium humat dapat berfungsi sebagai sumber karbon dan potasium yang efektif dalam sistem perairan, memasok nutrisi penting bagi tanaman air.
- Kalium humat adalah zat organik makromolekul alami dengan struktur jaringan aromatik yang terdiri dari cincin aromatik yang terhubung secara longgar. Strukturnya mengandung banyak pori-pori dan rongga dengan berbagai ukuran, sehingga memberikan reaktivitas yang kuat dan kapasitas adsorpsi yang sangat baik untuk pemurnian air. Struktur berpori mendukung pertumbuhan mikroorganisme menguntungkan, sementara asam humat juga dapat melepaskan oksigen yang baru lahir, membantu menekan pertumbuhan bakteri berbahaya tertentu.
- Di lahan pertanian udang karang-padi, potasium humat bertindak sebagai nutrisi yang efisien untuk budidaya padi. Penerapan serpihan potasium humat dengan takaran sekitar 2,5 kg per mu secara signifikan mendorong pertumbuhan padi, khususnya perkembangan akar. Bahkan pada tingkat penerapan yang rendah, hal ini menunjukkan efek stimulasi pertumbuhan yang kuat.
- Kalium humat membawa muatan permukaan negatif yang tinggi, sehingga mudah berinteraksi dengan ion logam berat dalam air. Struktur makromolekul organiknya mengandung banyak gugus karboksil, gugus hidroksil fenolik, dan situs pengikatan nitrogen dan sulfur, memungkinkan pertukaran ion dan khelasi. Melalui adsorpsi dan kompleksasi, potasium humat menghilangkan logam berat dari air, meningkatkan tingkat kelangsungan hidup udang karang dari sekitar 40% hingga 90%.
- Struktur potasium humat yang berpori dan berbentuk jaringan membantu melonggarkan tanah, meningkatkan aerasi dan kondisi tanah secara keseluruhan. Ia juga dapat menyerap amonia (NH₃) dan hidrogen sulfida (H₂S) di sedimen dasar, mengurangi bau tidak sedap dan meminimalkan pencemaran lingkungan.
- Bahan Organik: 60%
- Total Asam: 40%
- Untuk Tanah: mencegah pengerasan tanah, mengatur PH tanah, meningkatkan bahan organik, memperbaiki struktur remah tanah
- Mengaktifkan sistem enzim tanaman, mempercepat metabolisme tanaman untuk menjaga kondisi sehat dan kuat. Meningkatkan kekuatan anti-kekeringan, anti-dingin dan anti-pembalikan tanaman
- Merangsang pertumbuhan secara alami, meningkatkan hasil dan kualitas buah
- Meningkatkan efisiensi pupuk dan mengurangi toksisitas pupuk.
- Bertindak sebagai agen pengkelat dan pembawa untuk membantu tanaman menyerap unsur mikro
- Berikan potasium ke korps
Silakan gunakan formulir kontak pertanyaan online kami di bawah ini jika Anda memiliki pertanyaan, tim kami akan menghubungi Anda sesegera mungkin.