Pupuk asam humat organik larut Kondisioner tanah Bubuk kalium humat untuk tumbuhan
Asam humat tanah adalah bawaan dan terutama merupakan campuran dari jenis senyawa organik makromolekul khusus yang dibentuk oleh tanaman di bawah pengaruh mikroorganisme. Asam humat batubara merupakan campuran sejenis senyawa organik makromolekul yang terbentuk setelah penguraian dan transformasi tumbuhan oleh mikroorganisme dan melalui proses geokimia jangka panjang.
Diklasifikasikan berdasarkan berat molekul, dapat dibagi menjadi tiga kategori:
- Asam humat: Bagian asam humat yang larut dalam alkali tetapi tidak dalam asam disebut asam humat.
- Asam humat: Bagian asam humat yang tidak larut dalam alkali dan asam disebut asam humat.
- Asam fulvat: Bagian asam humat yang larut dalam alkali dan asam disebut asam fulvat.
Diantaranya, yang paling aktif adalah asam fulvat, dan pengaruhnya terhadap peningkatan hasil panen juga paling jelas.
- Bahan Organik: 60%
- Total Asam: 40%
Asam humat mengandung berbagai gen fungsional aktif, yang dapat meningkatkan aktivitas katalase dan polifenol oksidase pada tanaman, merangsang metabolisme fisiologis dan mendorong pertumbuhan dan perkembangan. Misalnya, asam humat dapat mendorong benih berkecambah lebih awal, dengan tingkat perkecambahan yang tinggi, terutama pada suhu rendah. Hal ini dapat merangsang pembelahan dan pertumbuhan sel-sel pada jaringan meristematik ekstrim sistem akar, memungkinkan bibit mengembangkan akar dengan cepat, dengan lebih banyak akar, meningkatkan massa akar, dan akar memanjang, sehingga meningkatkan kemampuan tanaman dalam menyerap air dan unsur hara. Oleh karena itu, dengan pasokan unsur hara yang cukup, batang tanaman menjadi kuat, cabang dan daun subur, fotosintesis meningkat, transfer unsur hara ke tubuh buah dipercepat, dan buah menjadi berwarna dan matang lebih awal.
Asam humat mengandung gugus fungsi seperti gugus karboksil dan hidroksil fenolik, serta memiliki kapasitas pertukaran ion dan adsorpsi yang kuat. Hal ini dapat mengurangi hilangnya amonium nitrogen dalam amonium bikarbonat dan meningkatkan tingkat pemanfaatan pupuk nitrogen. Asam nitrohumat yang telah teroksidasi dan terdegradasi dapat menghambat aktivitas urease dan mengurangi volatilisasi urea. Asam nitrohumat yang terdegradasi meningkatkan jarak pergerakan fosfor di dalam tanah, menghambat fiksasi fosfor yang larut dalam air oleh tanah, mengubah fosfor yang tersedia menjadi fosfor tertunda, dan meningkatkan penyerapan fosfor oleh sistem akar. Asam humat dapat mengalami reaksi khelasi dengan unsur jejak yang tidak larut, menghasilkan kelat unsur jejak asam humat dengan kelarutan yang baik yang dapat diserap oleh tanaman, sehingga kondusif bagi penyerapan unsur jejak oleh sistem akar dan daun.
Asam humat dapat mendorong pembentukan struktur agregat tanah, mengatur nilai pH tanah, mengatur kondisi air tanah, pupuk, udara dan panas, meningkatkan kapasitas tukar tanah, mencapai keseimbangan asam-basa, meningkatkan kapasitas retensi air dan pupuk tanah, meningkatkan aktivitas mikroorganisme tanah, meningkatkan jumlah bakteri aerob, aktinomiset dan bakteri pengurai selulosa, serta mempercepat dekomposisi dan transformasi bahan organik. Mempromosikan pelepasan nutrisi dan memfasilitasi penyerapan nutrisi oleh tanaman.
Asam humat dapat mengurangi intensitas pembukaan stomata pada daun tanaman, menurunkan transpirasi daun, sehingga menurunkan konsumsi air, memperbaiki kondisi air di dalam tanaman, memastikan pertumbuhan dan perkembangan normal tanaman dalam kondisi kekeringan, dan meningkatkan ketahanan terhadap kekeringan. Asam humat sebagian besar merupakan koloid amfoter dengan aktivitas permukaan tinggi. Ini memiliki efek penghambatan pada jamur, dapat meningkatkan ketahanan tanaman terhadap dingin, mudah diserap oleh membran sel, mengubah permeabilitas membran sel, meningkatkan penyerapan nutrisi anorganik, mencegah pembusukan dan busuk akar, serta mengurangi hama dan penyakit.
Asam humat dapat membentuk kompleks atau khelat dengan unsur mikro, meningkatkan jumlah unsur mikro yang diangkut dari akar ke daun atau bagian lain, mengatur rasio dan keseimbangan unsur hara makro dan unsur mikro, serta meningkatkan sintesis dan pengangkutan gula, pati, protein, lemak dan berbagai vitamin oleh enzim. Dapat meningkatkan aktivitas enzim, mengubah polisakarida menjadi monosakarida larut, meningkatkan sintesis dan akumulasi zat pati, protein dan lemak, mempercepat pengangkutan berbagai produk primer metabolisme dari batang, daun atau akar ke buah dan biji, serta menjadikan buah montok dan tebal.
- Pertanian:5-15 kg per hektar (untuk aplikasi basa atau aplikasi siram), hindari penggunaan berlebihan yang dapat menyebabkan pengasaman tanah atau ketidakseimbangan unsur hara.
- Budidaya Perairan:0,1-0,5 g per meter kubik air, dengan memperhatikan bentuk garam natrium/kalium dalam budidaya air tawar.
- Peternakan:0,1%-0,5% ditambahkan ke pakan; jumlah yang berlebihan dapat mempengaruhi palatabilitas atau metabolisme mineral.
- Hindari pencampuran langsung dengan bahan basa kuat (seperti jeruk nipis) atau pestisida yang mengandung logam berat, karena dapat mengurangi aktivitas asam humat.
- Dapat digunakan bersama dengan agen mikroba dan pupuk organik untuk meningkatkan efek, namun harus diterapkan secara terpisah atau dengan interval tertentu.
Silakan gunakan formulir kontak pertanyaan online kami di bawah ini jika Anda memiliki pertanyaan, tim kami akan menghubungi Anda sesegera mungkin.